Fungsi Bagian Tumbuhan – Dunia tidak hanya diisi oleh manusia. Di dalamnya juga tinggal hewan dan tumbuhan. Tumbuhan menjadi hal fundamental yang harus dijaga kelestariannya. Ia menyediakan oksigen dan bahan makanan untuk manusia.

Sayangnya, manusia dengan segala keserakahannya mencederai hak liyan baik sesamanya maupun makhluk hidup lain. Misalnya dengan menebang pohon secara besar-besaran dan dengan cara yang tidak ramah lingkungan. Tentu hal ini akan berdampak buruk bagi lingkungan.

Tumbuhan juga seperti kita, manusia yang memiliki rasa sakit jika terluka. Hanya saja, tumbuhan tidak memiliki bagian tubuh yang dapat mengeskpresikan. Bagian-bagian tumbuhan yang terluka tidak dapat kita lihat secara langsung.

Kita hanya bisa melihat daunnya sobek, rantingnya patah, kulit batang mengelupas, dan lain sebagainya. Jaringan di dalamnya tidak bisa kita lihat. Sebagai manusia yang dibekali dengan akal pikiran sudah sepatutnya menghargai hak-hak liyan termasuk makhluk hidup lain.

Pengertian Tumbuhan Menurut Ahli

Tumbuhan merupakan anggota dari kingdom plantae, salah satu kemampuan tumbuhan yang tidak dimiliki makhluk hidup lain adalah kemampuannya dalam menciptakan makanan sendiri.

Tumbuhan merupakan organisme multiseluler pada tataran kerajaan plantae yang mampu melakukan fotosintesis untuk membuat makanannya sendiri. Misalnya pohon, semah, dan rumput.

Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tumbuhan merupakan makhluk hidup yang tumbuh berinti sel yang mengandung klorofil atau segala yang hidup dan berbatag, berdaun, berakar, dan sebagainya (seperti rumput, bambu).

Biology Online merumuskan tumbuhan sebagai setiap organisme eukariotik dari kerajaan biologis plantae, yang bercirikan fotosintesis dan memiliki dinding sel yang kaku. Tumbuhan sendiri secara etimologi berasal dari bahasa latin planta yang berarti tunas, pucuk, potong.

Ciri-ciri Tumbuhan

Tumbuhan memiliki beberapa ciri atau karakteristik yang dapat kita kenali. Berikut ciri-ciri tumbuhan.

1. Organisme Multisel dengan Sel Eukariotik

Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang terdiri dari banyak sel. Sel eukariotik sendiri adalah sel yang relatif besar dengan inti sejati dan organel lain yang menjalankan fungsi spesifik. Misalnya Protista, jamur, tumbuhan, dan hewan.

Sel satu dengan sel lainnya dibedakan atau dipisahkan dengan dinding sel yang mengandung selulosa. Di dalam tumbuhan juga terdapat kloroplas yang berfungsi dalam proses fotosintesis. Penahan air dan penjaga kesegaran, tumbuhan memiliki vakuola sentral besar.

Sel juga dibedakan menjadi sel prokariotik yang berukuran kecil tanpa inti atau organel sejati kecuali ribosom yang menghasilkan protein. Misalnya bakteri dan archaea.

2. Kutikula

Tumbuhan memiliki lapisan lilin yang disebut kutikula. Fungsinya menjaga dan melindungi diri agar tidak kering.

3. Autotrof

Tumbuhan memasak atau menghasilkan makanannya sendiri. Oleh sebab itu, ia dijuluki sebagai autotrof. Proses pertumbuhan dengan membuat nutrisi (seperti gula dari energy cahaya mahatahi dan karbon dioksida) dilakukan dengan fotosintesis.

Fotosintesis sendiri terjadi pada kloroplas yang mengandung karotenoid dan klorofil, molekul yang menyerap energy cahaya matahari, dan mengubahnya menjadi bentuk yang akan digunakan. Karena sifatnya yang autotrof maka tumbuhan menjadi produsen utama di banyak ekosistem. Ia mengambil peran penting dalam menjaga kelangsungan hidup sebagian besar organisme lain.

4. Jaringan Pembuluh atau Pengangkut

Xilem dan Floem menjadi jaringan pembuluh atau pengangkut pada tumbuhan. Xilem berfungsi sebagai pembawa air dan mineral dari akar menuju daun. Adapun floem berfungsi sebagai pembawa hasil fotosintesis dari daun menuju seluruh tubuh tumbuhan.

5. Plastida

Keberadaan plastid di dalam sel eukariotik leih mungkin terjadi pada tumbuhan, bukan pada hewan apalagi manusia. Plastid memiliki beberapa jenis, salah satunya kloroplas. Kloroplas sendiri adalah plastid yang mengandung klorofil atau pigmen hijau yang berfungsi dalam fotosintesis.

6. Bereproduksi Secara Seksual ataupun Aseksual

Tumbuhan bereproduksi secara seksual ataupun aseksual dengan cara pergantian generasi.  Tahap haploid akan digantikan dengan tahap diploid. Haploid sendiri adalah keadaan dalam jaringan atau stadium yang inti selnya hanya memiliki satu perangkat kromosom yang tidak berpasangan.

Adapun diploid merupakan keadaan atau sifat yang ditandai dengan adanya dua perangkat kromosom dalam satu sel. Dalam tumbuh kembang tumbuhan, dua gamet haploid akan bergabung sehingga membentuk zigot diploid.

Zigot diploid akan membelah melalui metosis menjadi organisme multiseluler. Proses tersebut disebut sebagai sporofit. Adapun ketika dewasa akan menghasilkan spora haploid dengan cara aseksual.

Dalam pertumbuhannya, spora haploid akan berkecambah menjadi organisme multiseluler yang dikenal sebagai gametofit. Gametofit menghasilkan gamet haploid yang berfungsi sebagai pembentuk organisme haploid. Setelahnya pergantian antara diploid dan haploid akan terjadi lagi dari awal.

7. Bernapas Melalui Stomata

Tumbuhan bernapas dengan stomata. Karbon dioksida yang ada di sekitar masuk ke dalam sel tumbuhan. Kemudian, melalui fotosintesis akan keluar menjadi oksigen.

8. Tidak Memiliki Organ Indra

Tumbuhan tidak memiliki indra seperti manusia dan hewan. Namun, mereka dapat merespons rangsangan meskipun tidak sejelas manusia dan hewan.

Jenis-jenis Tumbuhan

Setiap tumbuhan memiliki keunikan baik dari sisi struktur, fisik, ataupun perilaku fisiologisnya. Tidak hanya itu keragaman juga ada pada habitat, kebutuhan nutrisi, dan toleransi. Oleh sebab itu, tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi dua, yakni vaskular dan nonvaskular.

Berikut klasifikasi tumbuhan secara umum.

1. Vaskular

Tumbuhan yang termasuk dalam vaskular memiliki kultur jaringan khusus yang membantu pemindahan bahan (seperti air) pada tumbuhan. Selanjutnya, tumbuhan vaksular dikelompokkan lagi menjadi tumbuhan berbunga dan tidak berbunga. Pohon, bunga, dan semak termasuk dalam kelompok vaskular.

Berikut klasifikasi lebih lanjut pada tumbuhan vaskular.

  • Pteridophyta

Pteridophyta merupakan tumbuhan tanpa biji. Ia tidak dapat meneruskan materi genetic kepada keturunannya melalui biji ataupun buah. Sebaliknya, klasifikasi tumbuhan ini menghasilkan spora pada bagian bawah daun yang disebut dengan sporofil.

Tumbuhan yang termasuk dalam pteridophyta, yakni salvia natans, paku ekor kuda, semanggi, pakis, paku kawat. Paku rane, dan beberapa jenis lainnya.

  • Gymnospermae

Gynospermae merupakan tumbuhan dengan biji terbuka dalam bakal buah. Tanaman gymnospermae terlihat dari bijinya yang tidak dilindungi daun buah, batang dan akan berkambium sehingga tumbuh besar dan selalu menebal, memiliki akar tunggang, dan lain sebagainya.

Gymnospermai menjadi tumbuhan tertinggi dan tertua daripada filum tumbuhan lainnya. Mereka tersebar luas di bumi, tetapi sangat mendominasi di daerah beriklim sedang dan kutub.

Adapun contoh tumbuhan yang termasuk dalam gymnospermae  di antaranya melinjo, damar, pakais haji, cemara, pinus, pohon sequoia raksasa, rumbia, pohon maidenhair, dan sebagainya.

  • Angiospermae

Angiospermai merupakan tumbuhan berbunga dan berbiji tertutup. Ia memiliki kurang lebih 260.000 spesies. Tidak hanya memiliki banyak spesies, jenisnya pun beragam yang meliputi pohon, semak, tumbuhan, umbi, epifit (tumbuhan parasit), dan tumbuhan yang hidup di habitat laut dan air tawar.

Adapun contoh tumbuhan angiospermae di antaranya bunga matahari, teratai, tanaman kunyit, jahe, umbi-umbian, mawar, pohon papaya, tomat, terong, bunga kertas, manga, dan lain sebagainya.

2. Nonvaskular

Nonvaskular merupakan tmbuhan yang lebih kecil, seperti lumut yang menggunakan osmosis dan difusi untuk proses pemindahan materi melalui tumbuhan. Bryophyta termasuk ke dalam tumbuhan nonvaskular.

Filum bryophyta menjadi kelompok yang paling beragam dengan lebih dari 10.000 spesies tumbuhan. Misalnya lumyt hati, lumut landak, dan lumut. Lumut tidak memiliki jaringan pembuluh darah dan kayu yang dapat menopang secara structural.

Ciri-ciri yang paling umum dan dapat diamati dengab mata adalah sedikitnya batang, daun, dan akar sejati yang mengangkut air dan nutrisi. Oleh sebab itu, mereka terbatas dalam cakupan habitat yang sempit.

Fungsi Bagian Tumbuhan

Secara umum, tumbuhan memiliki beberapa bagian tubuh sebagai berikut.

1. Akar

Fungsi bagian tumbuhan yang pertama adalah akar. Akar berfungsi sebagai penyokong tumbuhan, penyerap air dan garam mineral, serta penyimpan cadangan makanan pada tumbuhan tertentu. Penyokong tumbuhan artinya akar dapat menahan tumbuhan tetap berdiri meskipun diterpa angin ataupun hanyut terbawa air hujan.

Pada beberapa jenis umbi-umbian, akar digunakan untuk menyimpan cadangan makanan. Adapun jenis akar dibedakan menjadi dua, yakni akar tunggang dan akar serabut. Akar tunggang menjadi bagian dari tumbuhan dikotil. Sedangkan, akar serabut pada tumbuhan monokotil.

2. Batang

Fungsi bagian tumbuhan yang kedua adalah batang. Batang berfungsi sebagai penghubung antara akar dengan daun, tempat melekatnya daun, menegakkan tumbuhan, dan sebagai cadangan makanan pada tumbuhan. Tidak hanya itu, batang juga berfungsi sebagai jalur distribusi sari-sari makanan hasil fotosintesis untuk disebarkan ke seluruh bagian tumbuhan.

3. Daun

Fungsi bagian tumbuhan yang ketiga adalah daun. Daun berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis. Di dalamnya terdapat kandungan klorofil atau zat hijau daun untuk membantu proses fotosintesis

4. Buah

Fungsi bagian tumbuhan yang keempat adalah buah. Buah berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan, pembungkus, dan pelindung biji. Pada bagian putik yang berada di struktur bunga memiliki tiga bagian putik, yakni kepala putik (stigma), tangkai putik (stilus), dan bakal buah (ovarium).

Bakal buah akan berkembang menjadi buah. Adapun bakal biji akan berkembang menjadi biji.

5. Bunga

Bunga lengkap terdiri dari kelopak, benang sari, mahkota, dan putik. Sedangkan bunga tidak lengkap dapat terkihat dari tidak adanya salah satu bagian bunga.

Bunga dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan alat kelaminnya. Pertama, bunga sempurna yang memiliki benang sari dan putik. Kedua, bunga jantan yang hanya memiliki benang sari. Ketiga, bunga betina yang hanya memiliki putik.

6. Biji

Biji berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan, alat perkembangbiakan, dan pembentuk tumbuhan baru. Biji berasal dari bakal biji.

Adapun penggolongannya, biji dibedakan menjadi dua, yakni biji terbuka dan biji tertutup. Biji terbuka atau gymnospermae merupakan tumbuhan dengan biji tidak tertutup bakal buah. Adapun biji tertutup atau angiospermae merupakan tumbuhan yang bijinya tertutup dan memiliki bunga.

Manfaat Tumbuhan

Tumbuhan memiliki manfaat untuk makhluk hidup lain (manusia dan hewan). Mengingat tumbuhan dapat mereproduksi sendiri makanannya. Berikut manfaat tumbuhan.

  1. Tumbuhan menjadi produsen dalam rantai makanan sehingga keberlangsungan hidup hewan ataupun manusia bergantung pada tumbuhan. Tumbuhan menyimpan pati, berbagai sumber mineral, dan senyawa penting yang dibutuhkan oleh manusia dan hewan.
  2. Tumbuhan sebagai penghasil oksigen yang menjadi penyuplai kehidupan pada hewan dan manusia.
  3. Tumbuhan menjadi rumah atau habitat organisme tertentu seperti serangga.
  4. Tumbuhan dapat dijadikan sebagai obat pada penyakit tertentu. Misalnya daun pisang raja yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri dan peradangan.
  5. Tumbuhan dapat menjaga iklim dan mencegah polusi udara. Dalam skala kecil, tumbuhan menjadi tempat berlindung bagi organisme lain. Namun, dalam skala besar, seperti hutan hujan tropis, tumbuha akan mengubah pola curah hujan. Tidak hanya itu, tumbuhan dalam ruang terbuka juga berguna untuk melawan polutan.
  6. Tumbuhan digunakan sebagai bahan bangunan. Contohnya kayu jati yang digunakan sebagai rumah.
  7. Sebagai bahan baku untuk membuat beragam produk seperti kosmetik, pernis, tinta, karet, resin, minyak kayu putih, dan lain sebagainya.
  8. Tumbuhan dapat melestarikan tanah. Akar tumbuhan membantu menyatukan tanah sehingga dapat membantu dalam penguranga erosi. Tumbuhan yang telah mati dan membusuk dapat membantu prose penyuburan tanah.
  9. Tumbuhan menyediakan habitat organisme lain baik di atas, di bawah, ataupun di dalam tumbuhan. Misalnya tumbuhan dijadikan rumah bagi burung.
  10. Tumbuhan juga mengambil peranan pentung dalam meminimalisir erosi di sepanjang badan air, melakukan siklus air, mengatur nutrisi hutan, dan mengatur suhu di permafrost. Salah satu tumbuhan yang memainkan beberapa peran tersebut adalah lumut.

Baca Juga : https://www.botanicayoruba7.com/tumbuhan-berbunga/

Explore More

Kantong Semar : Tanaman Unik Pembawa Hoki

Kantong Semar
Mei 26, 2023 0 Comments 1 tag

Tak hanya penampilan istimewa, tanaman ini juga menyimpan potensi bisnis yang patut diperhitungkan. Bentuknya terbilang unik. Mengantong dan membulat di bagian ujung. Ada yang bilang mirip tokoh pewayangan Semar dengan

5 Fakta Manchineel Tree, Pohon Paling Mematikan di Dunia

tumbuhan manchineel
Juni 23, 2023 0 Comments 1 tag

Contents1 1. Berasal dari Pulau Karibia2 2. Buah mirip apel yang sangat beracun3 3. Getah yang mampu menimbulkam luka terbakar4 4. Paparan asap kayu manchineel dapat menyebabkan buta permanen5 5.

Pengertian Tumbuhan Berpembuluh beserta Penjelasannya

Juni 7, 2023 0 Comments 0 tags

Di lingkungan sekitar kita terdapat banyak jenis tumbuhan dengan ciri-ciri yang berbeda. Salah satunya adalah tumbuhan berpembuluh atau Tracheophyta. Menurut buku Praktis Belajar Biologi oleh Fiktor Ferdinan P. dan Moekti