Mengenal Hewan Nokturnal, Begini Keistimewaan dan Contohnya

hewan nokturnal
September 7, 2023 0 Comments

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, nokturnal adalah hal yang berhubungan dengan malam hari, atau aktivitas hidup hewan pada malam hari. Hewan nokturnal adalah jenis hewan yang aktif di malam hari daripada siang.

Hewan nokturnal biasanya akan tidur di siang hari dan melakukan berbagai aktivitas di malam hari.

Aktivitas hewan nokturnal di malam hari antara lain mencari makanan, bereproduksi, atau melakukan kegiatan yang dapat membantu pertahanan diri baik dari predator maupun lingkungan yang bersuhu rendah, seperti dikutip dari penelitian Strategi Adaptasi Retina Mata Hewan Nokturnal terhadap Kemampuannya Melihat dalam Gelap oleh Afitah dkk dalam Jurnal Pendidikan Biologi.

Kenapa Hewan Nokturnal Aktif di Malam Hari?

Salah satu penyebab hewan nokturnal memiliki kebiasaan beraktivitas di malam hari di antaranya adalah untuk menghindari predator yang memburu mereka.

Selain itu, mereka juga aktif di malam hari untuk menghindari kompetisi dengan satwa lain dalam berburu atau mencari makanan, seperti dijelaskan dalam laman International Animal Rescue Indonesia.

Hewan juga beraktivitas di malam hari atau menjadi nokturnal untuk mencari mangsa yang beristirahat di malam hari (diurnal). Di samping itu, suhu malam hari lebih rendah . Dengan demikian, hewan nokturnal dapat berkegiatan tanpa terkena panas matahari dan kehausan, seperti dikutip dari laman Earth.

Keistimewaan Hewan Nokturnal

  • 1. Beradaptasi untuk beraktivitas di lingkungan gelap.
  • 2. Tidak sekadar mengandalkan indera penglihatan untuk bergerak, tetapi juga dengan telinga, kumis, dan indera penciuman.
  • 3. Banyak mata hewan nokturnal berukuran besar dan telah beradaptasi agar melihat dengan baik di kondisi berpenerangan redup, khususnya burung dan primata nokturnal.

Contoh Hewan Nokturnal

Berikut ini adalah beberapa contoh hewan nokturnal, dikutip dari buku Kamus Nomenklatur Flora dan Fauna oleh Tomi Zapino dan Chairi Fitri:

1. Beruang Madu

Hewan ini merupakan jenis beruang paling kecil dan termasuk salah satu jenis beruang yang dilindungi. Beruang madu termasuk hewan nokturnal dan soliter. Biasanya, habitat beruang madu berada di di hutan dataran rendah atau daerah perbukitan. Di Indonesia sendiri, beruang madu sering dijumpai di Sumatera dan Kalimantan.

2. Kucing Merah

Selanjutnya, kucing merah juga termasuk hewan nokturnal. Kucing ini merupakan kucing endemik di Kalimantan. Makanannya berupa burung, tikus, dan bangkai hewan. Biasanya kucing ini mendalami hutan tropis dataran rendah dengan ketinggian mencapai 900 mdpl.

Baca Juga : 5 Fakta Menarik tentang Kukang, Hewan Nocturnal Nan Lambat

3. Macan Tutul

Macan tutul juga termasuk hewan nokturnal dan soliter yang saling menghindari satu sama lain. Hewan ini akan menggunakan kesempatan mendapatkan mangsanya seperti binatang pengerat, ikan, burung, dan hewan lainnya yang berada di sekitarnya. Daerah sebaran macan tutul sendiri terdapat di benua Asia dan Afrika.

4. Sigung (Teledu, Skunk, Malay Badger)

Sigung merupakan mamalia yang mirip seperti musang serta memiliki moncong panjang. Hewan ini termasuk hewan nokturnal dan soliter. Ia juga termasuk hewan omnivora yang memakan serangga, cacing tanah, tikus, katak, ular, burung, buah-buahan, dan dedaunan.

5. Tarsius (Balao Cengke, Kera Hantu)

Contoh hewan nokturnal berikutnya adalah tarsius. Hewan ini adalah jenis primata terkecil di dunia yang sangat langka dan juga dilindungi. Mangsa hewan ini yaitu jangkrik, kecoa, reptil kecil, burung dan kelelawar. Tarsius juga biasanya membatasi daerah kekuasaannya menggunakan urin. Biasanya, hewan ini hanya ditemukan di hutan Sulawesi.

Nah itu dia pembahasan mengenai sifat nokturnal, hewan nokturnal, contoh hewan nokturnal, dan keistimewaannya. Semoga bermanfaat ya, detikers!