Reptil adalah hewan vertebrata berdarah dingin  yang memiliki sisik di sekujur tubuhnya. Namun, ada beberapa jenis reptil yang aman dipelihara seperti kura-kura, penyu, iguana, dan gecko.

Masing-masing jenis memiliki karakter berbeda, sehingga penanganan perawatannya pun juga berbeda. Kesalahan perawatan dapat berakibat buruk bagi reptil, seperti terserang penyakit dan terganggu pertumbuhannya. Nah, berikut cara memelihara reptil yang mudah dan tepat.

Penyediaan Kandang

Reptil yang dipelihara biasanya hidup di vivarium. Vivarium adalah wadah buatan yang dibentuk menyerupai habitat asli bagi binatang. Ada berbagai bentuk vivarium. Anda dapat menyesuaikannya dengan tubuh reptil peliharaan.

Vivarium juga membutuhkan pemanas dan pencahayaan. Kadal dan ular membutuhkan panas agar mereka dapat mencerna makanan dan tetap aktif. Reptil suka berkamuflase, sehingga menempatkan ornamen seperti tanaman, batu, dan ranting akan membuat reptil betah. Sediakan juga area terlindungi untuk reptil bersembunyi di dalam vivarium.

Vivarium cukup dibersihkan secara rutin seminggu sekali. Namun, untuk mangkok makanan dan minum harus dibersihkan setiap hari. Reptil amat rentan dengan parasit, jadi pembersihan sangat penting untuk mereka.

Memberi Makan

Reptil seperti kadal dan ular perlu mendapatkan makanan bergizi untuk membantu masalah kesehatan. Ular biasanya dapat memakan tikus mati atau tikus dalam keadaan beku. Tikus jenis mencit yang ukurannya sama dengan tubuhnya. Setidaknya, ular bisa makan satu sampai beberapa tikus.

Sementara kadal, mereka adalah omnivora yang bisa memakan lebih dari satu jenis makanan. Mereka dapat diberi makanan buah, sayuran, jangkrik, siput, dan kecoak. Selain itu, air segar harus selalu tersedia untuk hewan reptil Anda.

Kesehatan

Reptil cukup rentan dengan parasit. Anda harus memperhatikan pola makanan bergizi dan kebersihan tempat tinggalnya. Reptil dapat menularkan penyakit kepada pemeliharanya seperti infeksi bakteri. Maka, sangat penting untuk Anda mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang, membersihkan, atau memberi makan.

Setiap hewan peliharaan setidaknya perlu melakukan cek kesehatan ke dokter hewan untuk mengurangi risiko parah dari penyakit yang tak terdeteksi. Namun, penyakit tulang metabolik sangat umum terjadi. Ini disebabkan oleh kurangnya kalsium dalam makanan atau sinar ultraviolet tidak tercukupi. Tanda-tandanya adalah tulang lentur, ekor terdistrosi, kelemahan, dan kesulitan dalam mengangkat dirinya sendiri.

Penanganan Khusus Kadal dan Ular

Beberapa kadal lebih agresif daripada yang lain dan lebih sering menggigit. Dilansir dari petsdomain.com.au, mayoritas kadal peliharaan berukuran kecil dan tak akan membahayakan saat menggigit, tetapi mengenakan sarung tangan merupakan ide yang baik, terutama jika kadal cenderung sering menggigit.

Jangan pernah mengambil kadal dengan ekornya karena itu menyakitkan untuk kadal. Untu kadal berukuran kecil (20 cm) gunakan satu tangan untuk memegang tubuhnya, Gunakan jari telunjuk dan ibu jari untuk menahan leher. Kadal berukuran sedang (20-50cm) diangkat dengan satu tangan memegang bagian belakang atas di mana kaki depan berada dan tangan lain memegang bagian belakang di mana pinggul berada.

Sementara untuk kadal yang lebih besar (lebih dari 50 cm), gunakan satu tangan untuk memegang leher, tangan lainnya di perut, lalu dekatkan kadal ke tubuh Anda dengan siku menahan kaki belakang dan ekor. Berhati-hatilah untuk yang satu ini, karena kadal yang besar dapat menyebabkan gigitan yang dalam.

Menangani ular diperlukan pengetahuan tentang perilaku dan jenis ular Anda. Beberapa ular bisa berbahaya, agresif, dan beracun. Namun, seperti ular python tidak agresif dan tidak berbisa. Jangan pernah berusaha memindahkan ular saat mereka belum selesai mencerna makanannya. Setidaknya dibutuhkan waktu 2 hari untuk menanganinya.

Anda dapat mencoba memegang ular dengan menggunakan kait ular. Angkat ular dengan menggunakan kail di bagian tengah tubuhnya. Pegang ular Anda di sepertiga bagian tengah tubuh, dengan telapak tangan di perutnya. Jangan pernah memegang kepala atau ekor ular, kecuali diperintahkan oleh dokter. Pastikan Anda santai dan bergerak perlahan. Gerakan yang tiba-tiba akan memicu ular untuk refleks menyerang.

Baca Juga : https://www.botanicayoruba7.com/kingdom-plantae/

Explore More

Reptil Terganas Yang Pernah Ada Di Indonesia

Februari 20, 2024 0 Comments 0 tags

Di Indonesia, terdapat beragam https://www.amoralin.com/ jenis reptil yang menarik dan unik. Beberapa di antaranya adalah: Komodo (Varanus komodoensis): Komodo merupakan spesies kadal terbesar di dunia dan hanya ditemukan di pulau-pulau

Buaya Muara, Salah Satu Koleksi Paling Berbahaya Predator

Buaya muara
Juni 4, 2023 0 Comments 1 tag

Contents1 Deskripsi2 Agihan3 Kebiasaan Buaya muara atau buaya bekatak (Crocodylus porosus) adalah jenis buaya terbesar di dunia. Dinamai demikian karena buaya ini hidup di sungai-sungai dan di dekat laut (muara). Buaya ini juga dikenal dengan

7 Fakta Menarik Bearded Dragon, Hewan Eksotis yang Bisa Ganti Kelamin

bearded dragon
Mei 21, 2023 0 Comments 1 tag

Contents1 1. Bearded dragon suka memanjat pohon2 2. Ternyata, hewan ini dapat berganti jenis kelamin, lho!3 3. Mereka merupakan salah satu hewan peliharaan yang cukup populer4 4. Bearded dragon dapat